Yang mereka butuhkan sederhana: Mitan tersedia, mudah diperoleh dan dijual sesuai ketentuan harga yang berlaku.
Harga Rp8.000 per liter dan pengalaman warga harus berpindah-pindah mencari Mitan, menurut NLK, semestinya menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk segera mengevaluasi sistem distribusi.
“Rakyat tidak butuh perdebatan soal apakah ini disebut langka atau tidak. Rakyat butuh Mitan tersedia, mudah didapat dan harganya sesuai ketentuan,” pungkasnya.
(Josian Kakisina)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









