Porostimur.com | Namlea: Warga Pulau Buru, Maluku kembali dihebohkan dengan penemuan buaya.
Kali ini, seekor buaya berukuran panjang tiga meter ditemukan saat sedang berkeliaran di sekitar lokasi wisata pantai Desa Ubung.
Sejumlah warga kemudian berusaha mengamankan buaya tersebut dengan peralatan seadanya, menggunakan potongan kayu dan bambu ke tepi jalan.
Beberapa warga bahkan berusaha melumpuhkan buaya tersebut dengan cara memukuli buaya malang itu dengan potongan kayu.
Tim BISA Buru yang tiba di lokasi tersebut pun terlambat sebab buaya yang telah menderita sejumlah luka pukulan ini terlanjur mati di tangan warga.
Kepala BKSDA Buru, Abu Bakar Ipa mengatakan, buaya yang sudah tak bernyawa itu langsung dievakuasi dan dikuburkan di sekitar lokasi penemuan.
“Saat kami tiba di lokasi, kami temukan buaya itu sudah mati akibat dipukul secara terus menerus oleh warga, jadi upaya kita kita saat itu hanya bisa menguburkan buaya itu saja di lokasi pantai,” katanya.
Abu Bakar menjelaskan, wilayah pantai Desa Using memang merupakan habitat asli buaya karena terdapat sebuah telaga kecil tak jauh dari lokasi tersebut.
“Ya, memang ini sudah jadi habitatnya sejak lama. Bahkan menurut warga masih ada beberapa buaya lagi yang berkeliaran,” ujarnya.





