Murad Ismail Hadiri Wisuda Kampus Ilegal. Wisudawan Tak Terdata di LLDIKTI

oleh -0 Dilihat

Aku lain bernama Fhitra Bandu menulis “Padahal kampus Unidar dibawa YPDM sudah beberapa kali kalah dalam putusan hukum dan di larang wisuda oleh Kemendistik..tapi selamatlah para wisudawan!”.

Akun bernama Herman Sahupala menulis “Ini namanya proses pembodohan“.

Akun Han Holle menulis “Orang jawa bilang “nyesal”. Sedangkan akun Amir Naqila Latuconsina menulis “Memang Politik Panglima”.

Sementara akun Wanott Putin menulis “Pa Gubernur yg juga mantan Kapolda Maluku masa tidak tahu persoalan Unidar,
Bisa bahaya ini Abang
😓”.

Sedangkan sejumlah akun lainnya memasang icon wasit sepakbola tengah memberikan kartu merah.

Sejumlah alumni Universitas Darussalam Ambon menyayangkan sikap Murad yang dianggap memperkeruh suasana ditengah konflik yang telah memilik keketapan hukum tetap itu.

Baca Juga  Pemkab Pulau Taliabu Raih Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah dari Balai Bahasa Maluku Utara

Tahir Ohorella melalui akun Facebooknya memasang status “Dunia pendidikan Maluku Bisa tambah hancur akibat dari para stakeholdernya yang berani mengambil posisi yang salah

“Sebagai gubernur, mestinya Murad lebih bijaksana, karena kehadiran beliau ini bisa dianggap sebagai keberpihakan pada YPDM yang secara hukum salah dan sudah ada ketetapan hukumnya” kata Ramli Nasir salah satu alumni.

Ikatan Keluarga Alumni (IKA UNIDAR) juga menyayangkan kehadiran Murad pada acara tersebut yang dinilai akan memunculkan persoalan baru. (red/rtl)