Porostimur.com, Ternate – Guna menuntut keadilan, tenaga dokter hingga tenaga kesehatan baik ASN maupun non ASN di Rumah Sakit Umum Daerah Chasan Boesoerie (RSUD-CB) Ternate kembay menggelar aksi unjuk rasa di rumah dinas Gubernur Maluku Utara, Selasa (20/12/2022).
Pantau jurnalis porostimur.com di lapangan, ratusan masa aksi berteriak meminta Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Ghani Kasuba. menemui mereka.
“Pak Abdul Gani, pak gubernur temui kami. Pak gubernur, pak gubernur temui kami,” teriak rombongan nakes di kota Ternate
Ratusan tenaga kesehatan meminta agar gubernur bisa menemui masa aksi, agar memberikan penjelasan dan tindakan yang tegas yang harus diambil gubernur Maluku Utara terkait persoalan yang terjadi di rumah sakit tersebut.
Sementara untuk menjaga keamanan dan kelancaran aksi, pihak kepolisian dan Satpol PP terlihat melakukan pengamanan di sekitar lokasi unjuk rasa.
Selain para tenaga kesehatan, sejumlah organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) seperti Samurai, PMII dan GMNI juga terlihat di lokasi unjuk rasa.
Aksi para tenaga kesehatan ini terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TTP) selama 15 bulan, dengan nilai kurang lebih Rp.47 miliar.









