Nelayan Asal Sulawesi Berulah Lagi di Tanimbar

oleh -1.741 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Keberadaan nelayan asal Sulawesi kembali meresahkan masyarakat Tanimbar.

Pasalnya, kapal-kapal nelayan asal Sulawesi yang berdatangan ke Kabupaten Kepulaun Tanimbar (KKT) untuk mencari telur ikan terbang dengan motor andom mereka, diduga telah melakukan tindakan pencemaran laut.

Hal ini dikatakan salah satu tokoh masyarakat Tanimbar, Isai Wuritimur, SH, MH kepada jurnalis Porostimur.com, Sabtu (29/5/2021).

Wuritimur bilang, siapapun bisa berusaha dan bekerja dimana saja, yang penting dapat memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku di negara ini, termasuk para nelayan pencari telur ikan terbang asal Sulawesi yang sementara berada di perairan Kabupaten KKT terutama di Seira dan Selaru.

Menurutnya, para nelayan asal Sulawesi ini tidak memiliki ijin resmi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku.

Baca Juga  Kepala BIN Papua Meninggal saat Baku Tembak dengan KKB

“Bukan haya itu tetapi karena ulah para nelayan itu yang membuang sampah dan BBM di laut maka petani rumbut laut di Seira mengalami gagal panen yang diperkirakan kerugian mencapai puluhan juta,” tukasnya.

Terhadap persoalan ini, Wuritimur mendesak Pemerintah Daerah KKT, agar mengambil tindakan keras terhadap para nelayan itu karena sampai hari ini terkesan ada pembiaran yang sengaja dilakukan baik pemerintah KKT, Camat Wermaktian, para kepala desa di Seira juga aparat kepolisian.

“Para nelayan pencari telur ikan terbang di Tanimbar tidak mengantongi izin karena itu harus ditangkap dan diadili bukan dibiarkan,” ujarnya. (olof)