Ia menambahkan, Pushidrosal akan fokus penelitian di wilayah timur. Sebab, potensi gunung api bawah laut masih banyak yang bisa diidentifikasi di wilayah timur Indonesia. Sebab, masih banyak getaran akibat gempa vulkanik, namun hingga kini sumbernya tak dapat ditemukan.
“Beberapa ahli itu menyampaikan ada getaran yang misterius, sering gempa, gempanya ini vulkanik. Tapi kok bisa tidak ketemu, itu sumbernya dari mana. Itu kemungkinan karena kedalaman getarannya lebih dari 5 ribu kilometer di bawah laut,” katanya lagi.
(red/idn-times)




