Nono Sampono Cabut Permohonan PHPU 2024 di MK

oleh -146 views
Wakil Ketua MK Saldi Isra yang memimpin Majelis Sidang Panel 2 bersama-sama dengan Hakim Konstitusi Ridwan Mansyur dan Hakim Konstitusi Arsul Sani dari Ruang Sidang Panel, Gedung 2 MK. Foto Humas/Teguh

Porostimur.com, Jakarta – Mahkamah Konstitusi kembali menggelar sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Daerah (PHPU DPD) Tahun 2024 yang diajukan calon anggota DPD daerah pemilihan (dapil) Provinsi Maluku Nono Sampono, pada Selasa (28/5/2024).

Dalam Sidang Perkara Nomor 09-31/PHPU.DPD-XXII/2024 ini, Pemohon (Nono Sampono) melalui tim kuasa hukumnya menyatakan mencabut perkara PHPU DPD yang dimohonkan.

“Kami sudah menerima surat dari Elza Syarief Law Firm mencabut permohonan. Penarikan ini akan disampaikan ke RPH dan tidak akan dilanjutkan dengan pembuktian. Dengan demikian, pihak Terkait dan Termohon tidak punya kewajiban untuk menghadirkan saksi dan lainnya,” sampai Wakil Ketua MK Saldi Isra yang memimpin Majelis Sidang Panel 2 bersama-sama dengan Hakim Konstitusi Ridwan Mansyur dan Hakim Konstitusi Arsul Sani dari Ruang Sidang Panel, Gedung 2 MK.

Baca Juga  Teolog ini Menghubungkan Ibadah Haji dalam Islam dengan Millah Ibrahim

Saat Sidang Pendahuluan pada Selasa (30/4/2024) lalu, Pemohon memohonkan pembatalan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 360 Tahun 2024 sepanjang pengisian calon anggota DPD dapil Provinsi Maluku.

Berdasarkan perhitungan C-1 yang didapatkan dari setiap TPS di kelurahan, Pemohon hanya mendapatkan 806 suara, sementara calon anggota DPD atas nama Mirati Dewaningsih (Pihak Terkait) mendapatkan 1.265 suara, sehingga terdapat selisih 459 suara.

No More Posts Available.

No more pages to load.