Ogah Temui Massa GMKI Yang Gelar Aksi Gunung Botak, Wagub Maluku Tuai Kritik

oleh -308 views
Ketua Aksi dan Pelayanan BPC GMKI Ambon Thomas Tamala, menyindir keras sikap pemerintah yang dinilai menghindar dari dialog terbuka dengan masyarakat.

Porostimur.com, Ambon — Aksi demonstrasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Ambon di depan Kantor Gubernur Maluku, Senin (18/5/2026), diwarnai kritik keras terhadap sikap Wakil Gubernur Maluku yang tidak menemui massa hingga aksi berakhir.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 12.00 WIT hingga 17.06 WIT itu mengangkat berbagai persoalan di kawasan Gunung Botak, mulai dari dugaan aktivitas tambang ilegal, pencemaran merkuri dan sianida, hingga dampak sosial yang dirasakan masyarakat Pulau Buru.

Namun hingga massa membubarkan diri, Wakil Gubernur Maluku yang disebut berada di dalam kawasan kantor tidak juga keluar menemui demonstran. Sikap tersebut memicu kekecewaan dan sindiran tajam dari peserta aksi.

“Pemimpin Main Sabun, Rakyat Menunggu”

Ketua Aksi dan Pelayanan BPC GMKI Ambon Thomas Tamala, menyindir keras sikap pemerintah yang dinilai menghindar dari dialog terbuka dengan masyarakat.

“Rakyat datang siang sampai sore, tapi pemimpinnya malah main sabun di balik pintu kantor. Kalau memang tidak ada yang disembunyikan, kenapa harus takut bertemu massa aksi?” tegas Thomas dalam orasinya.

Baca Juga  Setelah Puluhan Tahun Tertunda, Blok Abadi Masela Akhirnya Masuk Tahap Konstruksi pada 2027

Menurutnya, ketidakhadiran Wakil Gubernur semakin memperkuat kecurigaan publik bahwa ada hal yang ditutup-tutupi terkait persoalan tambang di Gunung Botak.

No More Posts Available.

No more pages to load.