Oligarki Nikel dan Jerat Korupsi Struktural: Sekda Haltim Pemain Kunci?

oleh -2,428 views

Ia digambarkan bukan sekadar birokrat biasa, tetapi pengatur jalannya kebijakan di belakang layar—penguasa informal Haltim. Nama Ricky juga pernah muncul dalam pemberitaan soal suap tambang ilegal, namun anehnya pemberitaan itu mendadak lenyap. Meski begitu, beberapa warga berhasil menyimpan dokumentasi pemberitaan tersebut sebagai bukti.

Lain Ricky, lain pula Viktor Nakoda—warga lokal yang direkrut sebagai Humas perusahaan tambang. Ia menjadi juru lobi perusahaan kepada komunitasnya sendiri. Pengetahuannya soal adat, sejarah tanah, dan relasi sosial menjadi alat perusahaan untuk menundukkan masyarakat. Model Viktor bukanlah satu-satunya: di banyak desa tambang, kepala desa atau tokoh lokal dipekerjakan perusahaan untuk melemahkan perlawanan warga.

Yang mengejutkan, laporan TI Indonesia juga menyebut keterlibatan Yoram Bolulu, tokoh karismatik dari komunitas adat O Hongana Manyawa, yang diduga menjadi mediator perusahaan untuk penguasaan lahan adat. Dalam sistem etika komunitasnya, Yoram dikenal sebagai petarung yang disegani. Namun kini, kharisma itu berubah arah, menekan komunitasnya sendiri agar tunduk pada perusahaan.

Baca Juga  Dari Nyanyian ke Kemenangan: Menjaga Api Viral “Mas Bahlil Ganteng” dalam Politik Elektoral Golkar

Korupsi yang Menggerogoti Alam dan Martabat

Rantai korupsi tambang nikel tidak berhenti pada aktor. Dampaknya menjalar ke seluruh sendi kehidupan masyarakat dan alam.

No More Posts Available.

No more pages to load.