Pemerintah Pacu Blok Masela, Penyelesaian FEED Paling Lambat Akhir 2026

oleh -193 views
Pemerintah menargetkan penyelesaian FEED paling lambat akhir tahun 2026, sesuai arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Masela Masuk Tahap Krusial

Di sisi lain, percepatan pengembangan Blok Masela juga terus digenjot. SKK Migas menerima laporan perkembangan Front End Engineering Design (FEED) dari JGC Corporation sebagai konsultan proyek.

Pemerintah menargetkan penyelesaian FEED paling lambat akhir tahun 2026, sesuai arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Tahapan ini dinilai sangat krusial sebelum proyek masuk ke fase investasi lanjutan.

SKK Migas juga menargetkan proses tender Engineering, Procurement, and Construction (EPC) dapat dimulai pada Oktober 2026.

Sementara itu, penandatanganan Gas Sales Agreement (GSA) direncanakan berlangsung pada Mei 2026 dalam ajang IPA Convex yang dijadwalkan dihadiri Presiden Republik Indonesia serta Menteri ESDM.

Baca Juga  Hardiknas 2026 di Tual Digelar Sederhana, Disdikbud Fokus Baksos Lingkungan

Tambahan Pasokan LPG

Dalam kesempatan yang sama, SKK Migas turut menerima tembusan surat dari Inpex Corporation terkait kesediaan memasok LPG dari fasilitas produksinya di Australia ke Indonesia.

Pasokan tambahan tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional, khususnya dalam memenuhi kebutuhan LPG domestik yang terus meningkat.

Djoko menegaskan, berbagai langkah yang dilakukan saat ini menunjukkan komitmen pemerintah dan pelaku industri dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya migas.

No More Posts Available.

No more pages to load.