Pakar Pecahkan Misteri 160 Tahun Soal Garis yang Membagi RI Jadi Dua

oleh -166 views
Ilustrasi. Para peneliti berhasil mengungkap teka-teki mengenai garis yang membelah wilayah Indonesia atau Garis Wallace setelah menjadi misteri selama 160 tahun. (Foto: Vincent1969 via Wikimedia Commons (CC-BY-2.5))

Yakni, ketika Australia memisahkan diri dari Antartika dan menabrak Asia, melahirkan Kepulauan Melayu.

Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan 6 Juli di jurnal Science, para peneliti menggunakan model komputer untuk mensimulasikan bagaimana hewan dipengaruhi efek iklim yang dipicu oleh tumbukan benua.

Model memperhitungkan kemampuan penyebaran, preferensi ekologis, dan keterkaitan evolusi lebih dari 20 ribu spesies yang ditemukan di kedua sisi Garis Wallace. Hasil menunjukkan spesies Asia jauh lebih cocok untuk hidup di Kepulauan Melayu pada saat itu.

Efek pergeseran lempeng dan iklim

Alex Skeels, Ahli biologi evolusi di Universitas Nasional Australia (ANU) sekaligus pemimpin penelitian ini mengungkapkan distribusi spesies satwa yang tidak merata di kedua sisi garis Wallace ini salah satunya disebabkan oleh pergeseran lempeng tektonik purba yang terjadi 45 juta tahun lalu.

“Sekitar 35 juta tahun lalu, Australia terletak lebih jauh ke selatan dan terhubung dengan Antartika,” kata Skeels, mengutip laman resmi ANU.

Pergeseran lempeng tektonik itu hanya salah satu bagian teka-teki dalam menjelaskan migrasi spesies Asia ke Australia.

Baca Juga  Kosgoro 1957 Maluku Dukung Sari Yuliati di Munas 2026 Jakarta

Ketika Australia memisahkan diri dari Antartika, terjadi pergeseran klimaks yang menyebabkan tren pendinginan global dan pengeringan benua, yang menyebabkan peristiwa kepunahan massal di seluruh dunia.