Pangdam juga menambahkan pasukan cadangan yang dilibatkan sebanyak 588 orang dengan rincian personil Makodam 100 orang ( 1 SSK) dan 16 Satuan Kodim sebanyak 30 orang persatuan ( 1 SST).
” Kami menyampaikan rasa terima kasih kepada Panglima TNI yang telah memberikan dukungan berupa alkap PHH dan logistik pengamanan, sehingga pelaksanaan pengamanan bisa maksimal dan berjalan dengan baik”, ujar Pangdam.
Pangdam juga melaporkan tidak adanya kendala distribusi logistik karena sudah diperhitungkan dengan matang pendistribusiannya sejak jauh hari, walaupun dihadapkan dengan kendala- kendala seperti medan dan geografi wilayah yang terdiri dari kepulauan.
Mendengar laporan yang disampaikan Pangdam, Panglima TNI merasa bangga dan menghimbau kepada seluruh personil TNI yang ada di Maluku maupun Maluku Utara untuk terus meningkatkan sinergitas dengan KPU dan Bawaslu setempat demi mensukseskan pemilu mendatang.
Usai pelaksanaan apel gelar pasukan dan vicon, dalam wawancara persnya Pangdam mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk menggunakan hak pilih dengan baik, juga ikut mensukseskan kelancaran pemilu termasuk membantu pihak keamanan di lapangan.
Sebagai informasi, penyelenggaraan Apel ini dilaksanakan secara serentak di jajaran TNI yang ada di Indonesia terpusat di Lapangan Taxy Way Echo Halim Perdanakusuma Jakarta, dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jendral TNI Agus Subiyanto dan Kepala Staf Angkatan. Kegiatan ini juga digelar secara tersebar di jajaran TNI AD di seluruh Indonesia khususnya di wilayah jajaran Kodam XVI/Pattimura. (Keket)










