Aparat keamanan pun telah dikerahkan untuk mengendalikan situasi, mencegah eskalasi, serta menjaga agar konflik tidak meluas ke wilayah lain di Halmahera Tengah.
Imbau Warga Tahan Diri dan Jaga Persatuan
Pangdam menekankan pentingnya menjaga stabilitas emosi masyarakat di tengah situasi pascakonflik. Ia mengingatkan agar warga tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar.
“Kita harus sama-sama menahan diri. Jangan mudah percaya informasi yang belum jelas sumbernya, apalagi yang bisa memicu konflik baru,” tegasnya.
Menurutnya, konflik yang terjadi harus menjadi pelajaran bersama, karena dampaknya tidak hanya merugikan secara sosial, tetapi juga menghambat pembangunan dan masa depan generasi muda.
Dorong Pemuda Ambil Peran Positif
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga mendorong peran aktif generasi muda dalam menjaga kedamaian dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Ia bahkan membuka peluang bagi pemuda setempat untuk bergabung dengan TNI maupun Polri sebagai bentuk pengabdian kepada negara.
“Kita ingin anak-anak muda di sini punya masa depan yang baik, bukan terjebak dalam konflik,” ujarnya.
Perkuat Sinergi dan Percepat Pemulihan
Sebagai tindak lanjut, Pangdam berencana meninjau program karya bakti skala besar di wilayah Patani Utara sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan sosial dan pembangunan pascakonflik.









