Pawang

oleh -0 Dilihat

Orang kemudian menghubungkannya dengan “kearifan lokal.” Nama Rara kemudian “mendunia” dan nama Indonesia pun juga “mendunia” akibat berhasil secara sukses menyelenggarakan balapan MotoGP.

Dan seperti biasa, kita bangga. Seakan semua urusan dunia berhenti karena balapan ini. Kita bangga dengan Mandalika. Dan tentu dengan Rara yang mendunia.

Tadi siang, saya di di kasir sebuah jaringan supermarket. Ketika saya sedang dilayani, seorang ibu tiba-tiba bertanya ke kasir, “Mbak harga minyak goreng sudah turun?” Wajahnya kelihatan cemas.

Kasir dengan sabar mengatakan, “Belum, Bu. Harga masih 26 ribu per liter. Dan tidak boleh membeli lebih dari dua liter.”

Ibu itu ternyata sudah membawa dua liter minyak goreng. Dia melihat dompetnya. Saya intip uangnya kurang. Hanya ada selembar Rp 20 ribu disana. Akhirnya, minyak goreng itu diletakannya kembali ke keranjang sambil bergumam, “Ora sido.” Artinya, nggak jadi.

Baca Juga  Kadis Pendapatan SBB Tegas: Galian C Berizin atau Tak Berizin Tetap Wajib Bayar Pajak

Saya melihat ekspresinya yang memelas. Kasir yang melayani saya, juga seorang ibu, kelihatan trenyuh. Lalu Bu Kasir bilang ke saya, “Sekarang apa-apa naik, Pak.” Saya tidak bisa berkata lain kecuali mengiyakan. Bu Kasir itu pun mengucapkan litani barang-barang yang naik. “Mungkin karena ini mendekati puasa ya, jadi semua naik,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.