Porostimur.com, Dobo — 29 Oktober 2025 akan menjadi hari bersejarah bagi masyarakat Kepulauan Aru, khususnya komunitas penutur bahasa Dobel, dengan peluncuran Alkitab Perjanjian Baru dalam bahasa ibu mereka. Bahasa Dobel memiliki sekitar 18.000 penutur, tersebar terutama di Pulau Kobror dan pesisir Kepulauan Aru.
Napak Tilas Sejarah Penerjemahan
Ketua panitia peluncuran, Joel Gaite, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tonggak penting dalam pelestarian bahasa Dobel sekaligus mendukung pekabaran Injil.
“Kami telah menyiapkan seluruh persiapan, dan kegiatan akan berlangsung di Desa Koijabi, Kecamatan Aru Tengah Timur. Para pihak gereja dari Sinode GPM serta mitra yayasan, termasuk misionaris Skotlandia Jock Hughes atau yang akrab disapa Ake Sam, akan hadir bersama istrinya, Katy Hughes,” ujar Joel saat diwawancarai, Senin (8/9/2025).
Joel menambahkan, lokasi Desa Koijabi dipilih karena memiliki nilai historis. “Di sinilah pekerjaan penerjemahan Alkitab Perjanjian Baru dalam bahasa Dobel dimulai sejak 1986. Kini, hasilnya diluncurkan untuk menjadi pegangan generasi mendatang,” jelasnya.
Peran Komunitas dan Misi Yayasan
Ketua Yayasan Pengembangan Sar Abil, Yunus Tubay, menjelaskan bahwa inisiatif penerjemahan ini lahir dari gereja dan misi Ake Sam.
“Penerjemahan ini bertujuan agar orang di pelosok dapat membaca Alkitab dalam bahasa sederhana yang mudah dipahami. Tim penerjemah melibatkan komunitas penutur bahasa Dobel itu sendiri, bekerja sama dengan mitra yayasan dan pihak gereja, dengan tantangan memahami bahasa asli Alkitab,” ungkap Tubay.









