Pemkot Ambon Perkuat Mitigasi Bencana Lewat Database Bangunan

oleh -235 views

Belajar dari Jepang

Dalam kesempatan itu, Wali Kota mengapresiasi keterlibatan para ahli dari Jepang dan Indonesia. Ia menilai pengalaman Jepang yang memiliki standar mitigasi tsunami sangat tinggi dapat menjadi referensi berharga.

“Saya senang sekali ada ahli dari Jepang yang hadir di Ambon. Jepang hampir setiap waktu mengalami tsunami, tapi mereka mampu mengurangi risiko. Mudah-mudahan pengalaman itu bisa kita replikasi di sini,” ucapnya.

Lebih jauh, Bodewin menyebutkan hasil penelitian dalam FGD ini diharapkan bisa terintegrasi dengan layanan darurat Pemkot Ambon.

“Jika hasil penelitian ini bisa terhubung dengan layanan call center 112, maka masyarakat akan lebih cepat tertangani ketika bencana terjadi. Itu adalah tujuan kita” pungkasnya. (Piere Pattipawaey)

No More Posts Available.

No more pages to load.