Dorong Transaksi Non-Tunai dan Efisiensi
Pemkot Ambon juga mendorong penggunaan transaksi non-tunai dalam seluruh proses keuangan daerah. Langkah ini dinilai dapat mempermudah pertanggungjawaban anggaran serta meningkatkan efisiensi waktu dan pengawasan.
“Penggunaan sistem digital akan memberikan kemudahan dalam proses pengawasan dan memastikan setiap transaksi tercatat secara akurat,” kata Wattimena.
Selain itu, sistem digital memungkinkan pemantauan keuangan dilakukan secara real time sehingga meningkatkan transparansi dalam pengelolaan anggaran.
Ambon Perkuat Digitalisasi Layanan Publik
Pemkot Ambon menilai transformasi digital sebagai kebutuhan yang tidak dapat dihindari di era saat ini. Karena itu, pemanfaatan teknologi informasi terus didorong dalam berbagai sektor pelayanan publik.
Salah satu implementasi nyata adalah sistem pemantauan dan pelaporan pendapatan pajak daerah yang memungkinkan pemerintah memperoleh data transaksi secara berkala dan akurat.
“Penerapan teknologi digital menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap proses berjalan dengan baik, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Upaya tersebut telah menunjukkan hasil positif, di mana Kota Ambon mulai diakui sebagai salah satu daerah yang aktif menerapkan digitalisasi dalam layanan pemerintahan.









