Pengakuan Janda yang Ditipu Mahar Rp 1,7 Miliar Ternyata Daun Kering

oleh -45 views

Porostimur.com, Bima – Rosdiana (38), janda di Kabupaten Bima, NTB, yang dilamar dengan mahar Rp 1,7 miliar ternyata uangnya daun kering, akhirnya buka suara. Warga Desa Ragi, Kecamatan Palibelo, itu mengaku menjadi korban hipnotis.

“Saya merasa dihipnotis. Soalnya selama 6 hari kenalan, semua saya ikuti dan turuti apapun permintaan dari orang ini,” katanya kepada detikBali, Minggu (31/3/2024).

Rosdiana menceritakan awal mula ditipu terkait mahar itu. Awalnya seorang yang dikenalinya cukup lama bernama Arifuddin, warga Desa Ta’a Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, menjodohkannya dengan seorang pria yang mengaku bernama Syamsurizal Bunga Raya (60).

“Jadi Arifuddin alias Fu ini yang sudah saya kenal 8 tahun, menjodohkan saya dengan Syamsurizal,” ucapnya.

Baca Juga  Rupiah Melemah ke Rp 16.000-an Per Dolar pada Awal Sesi Senin 27 Mei 2024

Janda tiga anak ini mengaku awalnya sempat menolak. Alasannya, sosok Syamsurizal dianggap sudah sangat tua.

Selain itu, asal dan usulnya juga tidak jelas. Sebab kadang mengaku warga Bima, kadang juga mengaku warga Dompu. Namun belakangan, Rosdiana menerima perjodohan itu.

“Arifuddin terus meyakinkan saya, bahwa sosok lelaki yang akan menikahi saya adalah kaya raya, banyak uang dan punya banyak mobil. Saya iyakan dan terima saja,” katanya.

Seusai menerima perjodohan, Arifuddin dan Syamsurizal langsung datang ke rumahnya di Desa Ragi pada Senin (25/3/2024). Menurutnya, itu adalah pertemuan pertama. Tujuannya membahas mahar hingga jadwal pernikahan yang disepakati resepsi akan digelar setelah Lebaran Idul Fitri.

No More Posts Available.

No more pages to load.