Porostimur.com, Ambon – Album baru Taylor Swift “Midnights” yang dirilis 21 Oktober, langsung merajai platform streaming, termasuk YouTube. Apalagi berkat single pertama dari album ini, ‘Anti-Hero’.
Taylor Swift memang sering bersikap transparan kepada penggemar tentang perjuangannya, termasuk gangguan makan dan perasaan sedih dan kehilangan. ‘Anti-Hero’ mengungkapkan perjuangan Taylor Swift melawan depresi dan semua ketidak nyamanan itu.
Di awal lagu, Swift mengungkapkan bahwa depresinya merupakan salah satu hal yang membuatnya terjaga selama tengah malam. Lewat lirik “When my depression works the graveyard shift/ All of the people I’ve ghosted stand there in the room,” Taylor menggambarkan dirinya seperti dihantui oleh ‘hantu-hantu’ yang mengganggu di malam hari – seperti yang terlihat dari video klipnya.
Sementara di bagian reff, Taylor seperti mendeklarasikan pemikirannya. “It’s me, hi, I’m the problem, it’s me.” Menunjukkan bahwa Swift adalah kritikus terberatnya sendiri. Ditunjukkan dengan adanya 2 (bahkan 3) Taylor Swift yang muncul di video.
Dalam sebuah tweet, Swift menyebut video itu sebagai penggambaran “skenario mimpi buruk” dan “pemikiran yang mengganggu”. Bisa terlihat dari secuplik drama yang ada di tengah-tengah video klipnya yang menampilkan Mike Birbiglia, Mary Elizabeth Ellis dan John Early,




