Setelah tiba di lokasi kejadian, kedua pria tersebut kembali pergi dan meminta korban untuk menunggu sebentar di lokasi itu.
“Tak lama kemudian kedua pemuda tersebut datang dengan tiga orang pemuda lainya. Mereka membawa miras jenis sopi, selanjutnya korban di beri minum oleh kelima pemuda tersebut hingga korban mabuk,” jelasnya.
Dalam kondisi mabuk tersebut korban kemudian diperkosa bergantian oleh kelima pria yang tidak diketahui identitasnya tersebut.
“Pagi hari korban terbangun di dalam rerumputan dengan kondisi rasa sakit pada bagian bawah perut dan melihat adanya perdarahan,” ungkapnya.
Setelah kejadian itu, korban lalu keluar dari lokasi tersebut dan berjalan tanpa arah hingga akhirnya tiba di depan sebuah warung di Kecamatan Teluk Ambon.
“Warga menemukan korban sedang duduk di depan Warung Bambu Kuning sambil menangis menjerit kesakitan,” katanya.
Saat itu warga lalu menanyakan asal-usul korban dan mereka membawanya ke salah satu kerabatnya yang tinggal di dusun tersebut.
Kerabat korban yang mengetahui kejadian itu lantas mendatangi kantor Polsek Teluk Ambon untuk melaporkan kejadian tersebut pukul 22.20 WIT. (red/kcm)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









