Pernikahan, Pasta Gigi, dan Kalimat-kalimat Panjang yang Memusingkan

oleh -32 Dilihat

Bicara tentang kesepian, ingatkah ketika kau tak menungguku di tempat yang seharusnya? Saat itu kita pergi ke mall dan aku meninggalkanmu sejenak ke toilet. Tetaplah di sini, di toko sepatu ini, kataku. Jangan ke mana-mana.

Tapi kau tak ada di sana saat aku kembali, sedangkan ponselmu tak bisa kuhubungi. Aku memutari toko sepatu itu tiga kali untuk mencarimu sebelum akhirnya kuputuskan mencari ke tempat lain. Baru saja aku akan minta bantuan ke pusat informasi saat kulihat kau sedang duduk di depan sebuah air mancur kecil. Dengan tenang melahap es krim yang kaubeli untuk dirimu sendiri.

Aku merasa sangat kesepian saat itu, Yos. Lagi-lagi kau melakukannya. Kau menghilang begitu saja saat kita berada dalam keramaian. Kau tak ada di tempat kau seharusnya menunggu. Kau juga sering kali membuatku menunggu dan terlambat menjemputku.

Baca Juga  Unpatti Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Universitas Debrecen Hungaria

Mungkin seumur hidupmu kau merasa kesepian. Namun entah untuk alasan apa kau pun turut membiarkanku kesepian.

***

Minimarket cukup lengang saat aku sampai. Hanya ada pegawai yang sedang menghitung barang belanjaan seorang perempuan di meja kasir.

Aku sempat mengamati benda-benda yang dibeli perempuan itu. Ada dua kemasan besar popok dewasa, sekitar lima pak tisu basah, dan satu botol sabun cair. Melihat itu, aku jadi bertanya-tanya. Apa ia memiliki orangtua atau anggota keluarga yang sedang sakit?

No More Posts Available.

No more pages to load.