Perpus Maluku Sosialisasi Gerakan Gemar Membaca

oleh -52 views
Link Banner

[carousel_slide id=’12211′]

porostimur.com | Ambon: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku melaksanakan Sosialisasi pembudayaan kegemaran membaca dengan tema implementasi program revolusi mental menuju Indonesia cerdas 2024 melalui perpustakaan, di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Kamis (22/8/2019).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku, Drs. Mustafa Sangadji, MM mengatakan, tujuan utama dari kegiatan ini yakni untuk menyampaikan pesan pemerintah kepada semua peserta sosialisasi ini tentang pentingnya buku dan membaca untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui peran perpustakaan sebagai institusi yang bertanggung jawab menyediakan bahan bacaan bagi masyarakat dan sebagai pusat belahar seumur hidup.

Sangadji menjelaskan kegiatan ini juga bertujuan untuk menggelorakan gerakan literasi nasional yang berbasis inklusi sosial yang akan bermuara pada peningkatan minat baca masyarakat. Dengan demikian diharapkan bahwa akan ada peningkatan kesejahteraan pada masyarakat.

Link Banner

Sementara itu dalam sambutan Gubernur Maluku yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (PLT) Asisten II Bidang Kesejahteraan Sosial dan Administrasi Setda Maluku, Dr. Frona Koedoeboen, M.Kes menjelaskan proses dalam mencapai revolusi mental menuju indonesia cerdas tahun 2024 ini, memberi tanggung jawab besar kepada perpustakaan di seluruh pelosok tanah air untuk lebih meningkatkan kualitas dari berbagai aspek baik itu aspek kelembagaan, sumber daya manusia perpustakaan maupun layana perpustakaan yg kiranya dapat mewujudkan impian besar pemerintahan pemerintah indonesia terhadap kemajuan bangsa dan negara melalui revolusi mental.

Baca Juga  Lanjutkan Pembangunan Masjid An-Nur Desa Pohea, Bupati dan Ketua DPRD Kepulauan Sula Diduga Lindungi Kontraktor

“perpustakaan harus berupaya untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Oleh karenanya perpustakaan harus selalu meningkatkan kualitas serta kuantisas pelayanan guna menarik masyarakat untuk ikut aktif memanfaatkan informasih yg tersedia di perpustakaan,”Jelasnya.

Menurutnya, model-model layanan yang harus dikembangkan lebih banyak pada model-model layanan dinamis sesuai perkembangan yg bisa langsung menjawab kevutuhan masyarakat perpustakaan sudah harus menjadi sebuah ” Center Of Llife Chages” dengan demikain peran perpustakaan akan menjadi sangat bermanfaat untuk mendorong terwujudnya revolusi mental menuju indonesia cerdas 2024.

Dirinya berharap kepada para peserta agar mengikuti kegiatan sosialisasi pembudayaan kegemaran membaca ini dengan baik sehinga dapat bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara khususnya bagi daerah maluku.

Baca Juga  Artis FTV HH Ditangkap Terkait Prostitusi Online, Instagram Hana Hanifah Diserbu Warganet

Dalam wawancaranya kepada Awak Media, Subeti Makriadini selaku Pustakawan Ahli Utama – Perpustakaan Nasional RI mengatakan dukungan dari pemerintah pusat adalah melakukan pembinaan, melakukan sosialisasi lalu juga memberikan bantuan – bantuan stimulasi baik itu bahan bacaan maupun sarana lainnya itu yang penting.

“Dengan begitu dapat mendorong masyarakat juga untuk ikut aktif karena perpustakaan sekarang ini adalah perpustakaan yang sudah bertransformasi dari perpustakaan manual menjadi perpustakaan yang digital, perpustakaan yang bisa di akses begitu anak – anak muda sekarang milenial punya gedget begitu buka mata lihat gedgetnya langsung bisa akses,” Kata Subeti.

Selain itu, Narasumber pada kegiatan ini adalah Subeti Makriadini selaku Pustakawan Ahli Utama – Perpustakaan Nasional RI dan Nandha Julistya,S.Sos, M.Kes, S.Sos. Peserta Kegiatan ini juga melibatkan 100 orang peserta yang berasal dari OPD terkait di Provinsi Maluku.

Baca Juga  Pasien Positif COVID-19 di Maluku Melonjak Jadi 12 Kasus

Turut menghadiri kegiatan ini Pelaksana Tugas (PLT) Asisten II Bidang Kesejahteraan Sosial dan Administrasi Setda Maluku, Dr. Frona Koedoeboen, M.Kes selaku mewakili Gubernur Maluku, Kepala Perpustakaan Nasional RI yang diwakili oleh Subeti Makriadini, Perpustakawan Ahli Utama-Perpustakaan Nasional RI dan pimpinan OPD terkait di provinsi Maluku. (dayon/ebby)