Menurutnya, sesuai informasi dari EO pusat bahwa pada H-2, telah memberikan kepastian tentang kedatangan Presiden Jokowi untuk menghadiri Sail Tidore atau tidak.
Terkait rundown acara, Yakub bilang, sudah selesai karena telah diatur oleh panitia pusat. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dirjen Bangda dan Kemendag.
“Kalau acara seni budaya, tanggujawabnya di Kementerian Desa. Intinya yang kami bicarakan ini tidak lagi menjadi kekurangan kecil dan tidak terjadi yang besar,” tuturnya.
Selain persiapan di holding presiden, ada sound sistem, kursi, tempat makan di dalam VIP Sail maupun di luar VIP yang digeser berkisar 100 orang. “Kalau di dalam ada Ngam Saro (makanan adat) yang tidak banyak orang,” pungkasya.
Sementara jadwal Sail Tidore, Yakub menjelaskan, puncak dari pelaksanaan Sail Tidore pada 26 November 2022, tetapi penutupan di 29 November 2022.
Dia mengungkapkan, ada juga makan siang yang dibicarakan dan dipusatkan di Kedaton Kesultanan Tidore.
Diketahui, bahwa ada sesi pembahasan antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dengan forum bisnis yang salah satunya, penawaran sumber daya di Tidore yang diikuti secara hibrid oleh sebagian peserta dari Spanyol, Portugal, dan Eropa.
“Persiapanya dibilang 99 persen. Jadi ada sekitar 60 paduan suara, musisi lokal, tarian klosal sudah siap,” ungkapnya.










