Pilkades Alusi Krawain Diduga Sarat Politik Uang

oleh -135 views

Wens Melsasail mengatakan, Batlyel, mendatangi rumah ibu Martha Rumajak dan memberikan uang sebayak Rp 200.000 (Dua Ratus Ribu Rupiah) dari uang itu Rp 100.000 untuk Ibu Martha dan Rp 100.000.

“Untuk ibunya Martha tidak hanya itu, namun adik laki-laki ibu Marthapun kebaian,” ungkapnya.

Meninjak lanjuti temuan politik uang itu Melsasail bersama teman-temannya telah mengadukan hal dimaksud kepada panitia pelaksana pilkades di tingkat desa sampai ke tingkat kecamatan, namun sampai saat ini belum ada respons dari pihak panitia .

“Harapanya, agar kasus politik uang ini segera ditindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku dan calon kades Norbertus Suarlebit harus diskwalifikasi karena terang-terang telah mencedrai pilkades ini dengan politik uang,” tukasnya.

Guna mengkonfirmasi persoalan itu, aartawan Porostimur.com menghubungi Camat Wertambrian, Frangky Lambiombir,S.Sos.

Baca Juga  Bolehkah Menikah di Bulan Suro? Ini Penjelasannya Menurut Islam

Melalui pesan singkatnya Frangky mengaku pengaduan yang dibuat oleh Wens Melsasail dan teman-temanya telah ditindak lanjuti ke Panitia pilkades di tingkat kabupaten, dan karena itu, Melsasail dan teman-temannya diharapkan dapat bersabar sambil menungguh proses dan keputusan dari panitia tingkat kabupaten. (olof)