Lebih lanjut dikatakan, masalah terorisme tidak terlepas dari persoalan politik. Sebelum terjadinya konflik sosial, kehidupan orang Maluku sangat baik dan ramah. Semua masyarakat hidup dalam keadaan damai.
“Namun setelah terjadi konflik sosial pada tahun 1999 lalu kehidupan masyarakat Maluku saat ini menjadi berubah dengan drastis. Olehnya itu pentingnya saat ini kita rubah mainset pemahaman masyarakat Maluku dalam membangun kehidupan orang basudara,” ajaknya. (keket)




