Polemik Tunjangan Perangkat Desa Nuruwe Berlanjut, Warga Desak APH Telusuri Pengelolaan Dana Desa

oleh -59 views
Kepala Desa Nuruwe, Simon Matital, membantah jika tunggakan pembayaran masih mencapai enam bulan. Saat dikonfirmasi Porostimur.com, Senin (3/8/2026), ia mengatakan pemerintah desa telah membayarkan tunjangan selama dua bulan dan masih menyisakan sekitar tiga bulan yang akan diselesaikan. Foto: Ilustrasi/AI

“Kami meminta aparat penegak hukum menelusuri secara detail pengelolaan Dana Desa Nuruwe. Kami menduga ada penyimpangan dalam pengelolaan anggaran desa oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Namun, dugaan tersebut sejauh ini masih merupakan pernyataan warga dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari aparat penegak hukum mengenai adanya laporan maupun proses penyelidikan terkait dugaan tersebut.

Perbedaan keterangan mengenai pembayaran tunjangan perangkat desa serta munculnya tudingan terkait pengelolaan Dana Desa menjadi persoalan yang perlu dijernihkan melalui mekanisme pemeriksaan dan klarifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Jika terdapat persoalan administrasi maupun dugaan penyimpangan anggaran, proses pemeriksaan yang transparan dapat menjadi jalan untuk memastikan siapa yang bertanggung jawab sekaligus memberikan kepastian bagi pemerintah desa, perangkat desa, dan masyarakat.

Bagi masyarakat, keterbukaan mengenai penggunaan Dana Desa bukan hanya menyangkut persoalan administrasi pemerintahan, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan desa.

Baca Juga  Ketua APKAPI: Jangan Samakan Kapal Perintis dengan Kapal Cepat Swasta

Porostimur.com membuka ruang hak jawab kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini. Setiap klarifikasi, bantahan, maupun perkembangan terbaru akan diberitakan secara proporsional sesuai prinsip keberimbangan dan Kode Etik Jurnalistik.

No More Posts Available.

No more pages to load.