Porostimur.com, Tel Aviv – Politisi ekstremis Itamar Ben-Gvir akan menjadi Menteri Keamanan Nasional Israel berikutnya. Keputusan ini merupakan sebagian dari beberapa kesepakatan koalisi yang dicapai oleh Partai Likud pimpinan Benjamin Netanyahu.
Likud mengumumkan kesepakatan dengan partai Jewish Power Ben-Gvir pada Jumat (25/11/2022). Sedangkan negosiasi dengan tiga calon mitra koalisi sayap kanan dan ultra-Ortodoks lainnya terus berlanjut. Jika berhasil, Netanyahu akan kembali ke kantor perdana menteri dan memimpin pemerintahan sayap kanan yang paling religius dalam sejarah Israel.
Sebagai bagian dari kesepakatan koalisi, menurut Likuid, Kementerian Keamanan Dalam Negeri saat ini akan berganti nama menjadi Kementerian Keamanan Nasional. Lembaga itu akan diberikan kekuasaan yang diperluas.
Sebagai kepala kementerian, Ben-Gvir akan mengawasi polisi dan polisi perbatasan paramiliter yang beroperasi bersama tentara Israel di pusat-pusat populasi Palestina. Pemberian peran sensitif kepada Ben-Gvir menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut dalam ketegangan Israel-Palestina.
Peran baru Ben-Gvir ini memungkinkan untuk menerapkan beberapa kebijakan garis keras terhadap warga Palestina. Dia dan sekutunya bisa memberikan kekebalan kepada tentara Israel menembak warga Palestina, mendeportasi anggota parlemen saingannya. Pemerintah pun dapat menjatuhkan hukuman mati pada warga Palestina yang dihukum karena menyerang orang Yahudi.










