Dikatakan, kegiatan launching tersebut akan menuju ke Kebun yang berlokasi area lapas kelas III Kecamatan Banda Neira RT.02 negeri Administrasi Dwiwarna untuk melakukan peninjauan bersama.
Sementara itu, Wakapolsek Banda, Ipda Muslim N. Renuf menjelaskan, secara rill sehingga kita bisa mengerti apa sebenarnya arti dari Kampung Tangguh ini.
“Perlu diketahui bahwa Kampung Tanggu Nusantara ini merupakam program pemerintah pusat, namum diberikan tanggungjawabnya kepada pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang di sisipkan kedalam Program 100 hari kerja Bapak Kapolri yang baru,”jelasnya.
Perwira pertama Polri ini mengaku, harus ada singkronisasi dari Pemerintah Daerah, TNI dan Polri sampai ke tingkat Kecamatan untuk mendukung kegiatan ditersebut.
” Dengan adanya program ini, saya minta peran anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa, serta warga masyarakat untuk bisa memanfaatkan lahan kosong di negeri Administrasi Dwiwarna guna dijadidakan lahan ketahanan pangan,”kata Muslim.
Untuk mendukung hal itu, orang nomor dua di Polsek Banda ini mengatakan, akan memberikan motivasi dan inovasi kepada warga masyarakat agar bisa meningkatan ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini.
“Harapan saya kepada warga masyarakat negeri Administrasi Dwiwarna agar bisa berkreatif untuk membuat manisan pala dan ikan garam atau ikan asing sehingga bisa bertahan secara mandiri di masa pandemi covid -19, ini dan bisa memutus mata rantai covid -19 di wilayah Kecamatan Banda Neira lebih khususnya di negeri Administrasi. Dwiwarna,”pungkasnya. (keket)





