Negara ini membutuhkan kebijakan pendidikan yang lahir dari riset, kebutuhan sosial, dan visi jangka panjang—bukan dari suasana jamuan kenegaraan. Sebab pendidikan bukan sekadar alat pencitraan global, melainkan fondasi masa depan bangsa. Dan masa depan tak bisa disusun dari impuls sesaat, betapapun meriahnya tepuk tangan diplomasi. (**)
Prabowo, Bahasa Perancis, dan (Lagi) Politik Deklaratif











