Masih menurut mereka yang skeptis. Meski Prabowo-Gibran ditenggarai curang. Mahkamah Konstitusi akan tetap mensahkan Prabowo-Gibran sebagai pemenang Pilpres tahun 2024.
Prabowo-Gibran kata mereka, menang curang dilegalisasi oleh Mahkamah Konstitusi. Opini publik dibuat seolah-olah ada harapan gugatan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud dikabulkan. Padahal, hanya PHP sebagai bagian dari cipta kondisi politik nasional sejuk, teduh, dan publik diajak berdamai dengan kecurangan.
Mereka menyebut teguran hakim Konstitusi terhadap Tim Pembela Prabowo-Gibran seperti Hotman Paris Hutapea “diancam” akan dikeluarkan dari ruang persidangan hanyalah teatrikal untuk menambah seru tontonan sengketa hasil Pilpres 2024. Seolah-olah persidangan tampak independen dan jauh dari kesan rekayasa.
Andaipun menang curang, Prabowo-Gibran disahkan oleh Mahkamah Konstitusi kurang legitimate kata mereka. Tetap saja Prabowo-Gibran akan dilantik sebagai presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober 2024.
Hari ini, Senin 22 April 2024 telah menjawab skeptisme masyarakat. Permohonan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud ditolak untuk seluruhnya.
Innalillahiwainnailaihirojiun, Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan hanya kepada-Nya kami akan kembali.









