Kegiatan ini dikemas dalam berbagai acara kreatif seperti pengenalan seni budaya tradisional, maupun mengenalkan tentang kemajuan Indonesia modern. Pengenalan seni Indonesia kepada para siswa Australia juga bisa dipadupadankan dengan musik modern seperti hip-hop.
“Kita berupaya untuk mengenalkan Indonesia tidak hanya dari sisi seni tradisional saja, tapi juga seni modern yang disukai oleh anak-anak dan remaja. Karena kami menyadari bahwa jaman berubah, generasi baru Australia juga menyukai seni budaya kontemporer seperti hip-hop”, ujarnya.
Kehadiran Presiden Tidore di Melrose High School disambut hangat oleh kepala sekolah, guru dan para siswa. Rebecca Battaglini, guru bahasa Indonesia di Melrose mengaku senang Presiden Tidore bisa tampil di sekolahnya.
Menurut dia, aliran musik yang dibawakan oleh Presiden Tidore juga digemari oleh siswa di Australia. Dan dalam konser ini, siswa yang menonton adalah siswa kelas 9 dan kelas 10 yang mengambil kelas bahasa Indonesia.
“Para siswa merasa senang bisa belajar bahasa Indonesia dengan metode lagu seperti ini. Dalam konser ini mereka tidak hanya menikmati penampilan artisnya, tapi juga belajar bahasa. Selama konser para siswa bisa mengenal kata-kata baru dan mencoba memahami makna dan konteksnya,” ucap Rebecca.




