“Kenapa? Karena kita nggak perlu nyari-nyari kebenaran dari orang lain. Kalau kita yakin kita benar, ya udah lanjutin aja gitu. Karena dari klarifikasi itu, kalau dipotong atau kalau ditelaah lagi, zaman dulu kan ada pakar bahasa, pakar ekspresi. Udah kenyang banget aku, gitu,” ujar Prilly Latuconsina.
“Terus sama pakar bahasa diiniin lagi klarifikasi kita, kata-kata kita. Sama pakar emosi dianggap bohong nanti kita. Jadi, klarifikasi itu hanya akan buka-buka pintu yang tadinya tertutup jadi terbuka. Jadi, lebih baik kita diam aja, gitu. Dan tutupi itu dengan aktivitas-aktivitas positif,” imbuhnya lagi.
Di tengah pernyataan Prilly Latuconsina soal sikap untuk klarifikasi, netizen justru menyoroti dan menyentil selebgram Icha Annisa. Sebagaimana diketahui, Icha Annisa Faradila baru-baru ini koar-koar klarifikasi saat namanya diungkit netizen usai meninggalnya Stevie Agnecya.
Hingga, saat beri komentar atas video itu, sebagian netizen menyebut nama Icha Annisa sebaiknya tak perlu klarifikasi jika dirinya merasa tidak bersalah.
“Nih Mbak @ichaannisafaradila, kalau emang ngerasa nggak salah dan ngerasa nggak guna-guna almarhumah @steviagnecya kenapa harus klarifikasi kalau emang ngerasa diri yakin lu bener?” tulis @lalalfi***.









