Prof Ward Berenschot: Tanpa Anies, Pilpres 2024 Tak Sehat untuk Demokrasi

oleh -107 views

Porostimur.com, Jakarta – Guru Besar Perbandingan Antropologi Politik dari Universitas Amsterdam, Belanda, Prof. Ward Berenschot turut mengamati dinamika politik Indonesia jelang pelaksanaan Pemilihan Umum 2024 mendatang.

Dalam pengamatannya, rakyat Indonesia terancam tidak semuanya mendapat saluran politik kalau yang berkontestasi hanya dari kelompok pendukung Pemerintahan Jokowi. Yaitu Ganjar Pranowo yang diusung PDIP dan Prabowo Subianto dari Partai Gerindra.

“Ada memang risiko cukup besar saat ini bahwa pemilih Indonesia nanti tidak akan dapat pilihan riil. Karena dua pasangan yang sekarang terpopuler, posisi tertinggi di polling itu Ganjar dan Prabowo, mereka muncul dari kubu yang sama,” jelasnya dalam podcast di kanal YouTube @Nur Hidayat Sardini, dikutip, Kamis (10/8/2023).

Baca Juga  203 Jemaah Sidrap Ditangkap di Jeddah, Timwas DPR Soroti Visa Non-Haji

“Visi dan misi, program mereka juga hampir sama. Mereka mau lanjut kerja Jokowi. Kalau itu [calon hanya Ganjar dan Prabowo] memang tidak cukup sehat untuk demokrasi. Karena harusnya ada tawaran alternatif supaya orang yang tidak senang dengan Jokowi, bisa juga memilih orang yang lain,” sambungnya.

Karena itu menurut penulis buku Democracy for Sale: Pemilihan Umum, Klientelisme, dan Negara di Indonesia ini, perlu ada calon alternatif seperti Anies Baswedan, yang memang menawarkan perubahan.

No More Posts Available.

No more pages to load.