Puasa Adalah Perisai Nafsu yang Melindungi Seorang Muslim, ini Penjelasannya

oleh -20 views

Bulan Ramadan adalah bulan yang dinantikan oleh seluruh umat Islam karena banyak sekali keberkahan yang ada pada bulan ini. Di bulan Ramadan, umat Islam akan menjalankan ibadah puasa wajib.

Puasa adalah ibadah kepada Allah SWT yang dilakukan dengan menahan diri dari makan dan minum, serta segala hal yang membatalkan puasa. Kegiatan ini dilakukan dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Namun, puasa bukan hanya soal menahan lapar dan haus saja. Dalam pandangan Islam, puasa juga dianggap sebagai perisai nafsu.

Lalu, apa yang dimaksud dengan perisai nafsu?

Link Banner

Dikutip dari buku Menjadi Takwa dengan Puasa oleh Fajar Kurnianto, Rasulullah mengibaratkan puasa itu dengan sebuah perisai. Dalam hal ini, Nabi Muhammad mengibaratkan puasa sebagai perisai karena puasa akan melindungi umat Islam dari perbuatan tercela.

Baca Juga  MK Tidak Butuh Rehabilitasi?

Imam Al-Bukhari dalam kitabnya meriwayatkan hadits:

“Menceritakan kepadaku Abdullah bin Maslamah, dari Malik dari Abiz Zinad dari Al-A’raj dari Abi Hurairah ra, bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Puasa merupakan perisai, janganlah kalian berucap kotor dan janganlah melakukan hal yang bodoh. Jika ada seseorang yang mengajak berkelahi atau mencaci maka hendaklah mengucapkan, ‘Saya sedang berpuasa’ -dua kali-. Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah daripada minyak kasturi. Ia meninggalkan makanan, minuman dan syahwatnya karena-Ku. Puasa milik-Ku dan Aku akan membalasnya. Satu kebaikan bernilai 10 kali lipatannya”. (HR Al-Bukhari).

No More Posts Available.

No more pages to load.