Puasa Pembebasan

oleh -38 views
Link Banner

Oleh: Yusuf Blegur, Pegiat Sosial dan Aktivis Yayasan Human Luhur Berdikari

SAAT Indonesia masih terasa dalam penjajahan, padahal sudah sejak lama mengumandangkan Proklamasi Kemerdekaan.

Saat kehidupan rakyat masih dibekap kemiskinan, padahal seluruh penjuru negara berlimpah kekayaan.

Saat di pelosok desa masih ada yang kelaparan, padahal konstitusi menjamin kemakmuran dan keadilan.

Saat keadaan negara semakin berantakan menuju kehancuran, padahal otoritas juga semua fasilitas dikuasai dan dikendalikan rezim kekuasaan.

Maka harus ada kesadaran evaluasi dan refleksi diri dalam kemuliaan bulan Ramadhan.

Saling berbagi dan menebar kasih sayang dan menghindari kecenderungan individualistik dan keegoisan.

Menghambakan diri  dan hanya tunduk di hadapan kekuasaan Tuhan.

Baca Juga  Patroli Kamtibmas, Kapolda Maluku Naik Sepeda Motor Datangi Polsek se-Pulau Ambon

Meninggalkan setiap sifat  kesombongan, sikap arogan, dan semua niat buruk serta modus kejahatan.

Saat Indonesia tak berdaya karena yang hak terus diperkosa kebatilan.

Saat kebenaran masih takut ditegakkan dan dibungkam oleh kemungkaran.

Saat oligarki mencengkeram negara dan kesejahteraan tak kunjung lahir karena dominannya  penindasan.

Saat Pancasila, UUD 1945, dan NKRI  hanya sekadar kesepakatan, tanpa praktik-praktik nyata dalam kehidupan kebangsaan.

Maka tak ada pilihan lain, selain menjadikan ibadah puasa sebagai momentum membangun keberadaban.

Melawan KKN, kejahatan konstitusi, kezaliman pada rakyat dan segala bentuk kebiadaban yang bersumber dari nafsu dan belenggu setan.

Maka seluruh umat Islam dan anak bangsa wajib memanfaatkan  puasa sebagai kawah candradimuka membentuk manusia taqwa dan selamat dari jalan kesesatan.

Baca Juga  Brimob Maluku Kembali Sterilkan Sejumlah Kawasan di Teluk Ambon

Menjadikan ibadah puasa Ramadhan sebagai satu-satunya ibadah untuk Allah azza wa jalla dan hakikat puasa sebagai sarana menahan diri sekaligus alat pembebasan.

Sumber: kbanews.com

No More Posts Available.

No more pages to load.