Rahawarin Paparkan Arah Kelanjutan Pembangunan Infrastruktur Fisik Kawasan Perbatasan Tahun 2023-2024

oleh -320 views

Jeffry menegaskan, informasi rencana pembangunan jalan strategis nasional tahun 2023, berada di 8 provinsi dengan jumlah kegiatan pembangunan dan preservasi jalan dan jembatan sepanjang kurang lebih 612 kilometer. 

Tak hanya itu, rencana pembangunan jalan dan jembatan tahun 2024 ditargetkan sepanjang kurang lebih 125.51 kilometer, pada 19 ruas jalan di Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Utara (Kaltara), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua.

“Selain itu, salah satu kebijakan dan prioritas kegiatan tahun 2023, yakni melanjutkan pengembangan infrastruktur, konektivitas yang produktif dan mendukung pertumbuhan ekonomi, serta memprioritaskan kegiatan infrastruktur yang berdampak langsung pada masyarakat,” paparnya.

Dengan target Daerah Tertinggal Perbatasan dan Kepulauan Terluar (DTPK), lanjut Jeffry, rencana pembangunan tahun 2023 transportasi darat, laut, dan udara sampai akhir tahun 2022 berada di 32 kabupaten dan kota pada 12 provinsi dengan jumlah paket sebanyak 66 kegiatan. 

Pada tahun 2024 sebanyak 12 kegiatan berada di Aceh, Kepulauan Riau (Kepri), NTT, Kalbar, Sulawesi Tengah, dan Papua. 

Baca Juga  Hari Asyura dan Tasua, Mana yang Lebih Utama? Ini Penjelasannya

Selain itu, Jefrry juga menjelaskan terkait peningkatkan elektrifikasi dan ketersediaan listrik untuk masyarakat di kawasan perbatasan. Hal ini dilakukan melalui pembangunan perluasan jaringan, mini grid dan pembangunan EBT (Energi Baru Terbarukan), Stasiun Pengisian Energi Listrik (SPEL), Alat Penyalur Daya Listrik (APDAL) dan Program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga di kawasan perbatasan. 

No More Posts Available.

No more pages to load.