Diketahui, sopir bus tersebut merupakan salah satu mahasiswa KKN UGM bernama Kristoforus Karol Ardianto Mali.
Tiga Mahasiswa Alami Luka
Petra mengungkapkan, dari total 16 mahasiswa yang berada di dalam bus, tiga orang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan intensif.
Ketiga korban itu masing-masing, Fauzi Nauval (22), mengalami luka lecet dan luka robek pada pergelangan tangan kanan serta punggung tangan kanan.
Kemudian, Riana Sekar Mawardi (21), mengalami luka robek pada bagian kepala sebelah kanan. Sementara Safira Cahaya Hati (20), mengalami benturan pada pundak sebelah kanan dan telah menjalani pemeriksaan rontgen, serta masih menunggu hasil medis lanjutan.
“Ketiga korban luka saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Tiakur, sementara para korban lainnya dalam kondisi stabil,” kata Petra.
Polisi Evakuasi Korban dan Amankan Bus
Setelah menerima informasi terkait kecelakaan tersebut, petugas Satlantas Polres Maluku Barat Daya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk membantu proses evakuasi.
Seluruh korban dievakuasi menggunakan mobil patroli Polres MBD dan langsung dibawa ke RSUD Tiakur guna mendapatkan penanganan medis.
“Untuk kendaraan bus milik BKKBN tersebut juga telah kami amankan ke Polres,” jelas Petra.
Kapolres: Tidak Ada Korban Jiwa
Sementara itu, Kapolres Maluku Barat Daya, AKBP Budhi Suriawardhana, menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut.









