“Permainan kami berjalan sesuai rencana, terutama dalam memanfaatkan ruang di lini belakang lawan,” demikian gambaran dominasi Portugal sepanjang babak pertama.
Skor 3-0 bertahan hingga turun minum, meski Ronaldo nyaris mencetak hat-trick andai bola sepakan akhirnya tidak disapu di garis gawang oleh Abdukodir Khusanov.
Dominasi Berlanjut, Gol Terus Mengalir
Memasuki babak kedua, Portugal tetap mengendalikan permainan. Peluang demi peluang terus tercipta, termasuk saat Ronaldo kembali mengancam lewat situasi bola mati, namun masih mampu digagalkan penjaga gawang Uzbekistan.
Gol keempat akhirnya lahir pada menit ke-58 melalui gol bunuh diri Khusanov, yang salah mengantisipasi situasi sepak pojok Portugal.
Meski intensitas serangan sempat menurun, Portugal tetap efektif. Pada menit ke-87, Rafael Leão menutup pesta gol dengan memanfaatkan bola liar hasil umpan silang Nélson Semedo.
Ronaldo sebenarnya punya peluang emas untuk mencetak hat-trick di penghujung laga, namun sepakan terakhirnya masih melebar dari sasaran.
Kemenangan 5-0 ini menjadi sinyal kuat kebangkitan Portugal di turnamen, sekaligus menegaskan bahwa Ronaldo masih menjadi sosok sentral di lini serang Selecao das Quinas.
Susunan pemain
Portugal: Diogo Costa; Nuno Mendes, Renato Veiga, Ruben Dias, Joao Cancelo (Nelson Semedo 46′); Vitinha, Joao Neves; Joao Felix (Trincao 64′), Bruno Fernandes, Pedro Neto (Francisco Conceicao 46′); Cristiano Ronaldo









