Ekonom: Jangan Sekadar Menambal Kekurangan Fiskal
Rencana penambahan anggaran tersebut dinilai perlu segera direalisasikan agar tekanan fiskal daerah tidak semakin berat.
Ekonom Senior Universitas Paramadina Wijayanto Samirin, menilai rencana pemerintah menambah anggaran TKD merupakan langkah yang tepat untuk membantu menyelamatkan fiskal daerah. Namun, menurut dia, kebijakan tersebut tidak boleh berhenti sebagai solusi jangka pendek.
“Ini langkah yang tepat, tetapi hanya solusi sementara. Yang diperlukan daerah adalah TKD yang lebih memadai, bukan hanya waktu pencairan,” kata Wijayanto di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Menurut dia, pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap formula pembagian pendapatan antara pemerintah pusat dan daerah agar kapasitas fiskal daerah lebih memadai dalam menjalankan kewenangannya.
Perbaikan formula TKD dinilai penting agar persoalan fiskal daerah tidak terus berulang setiap kali terjadi perubahan kebijakan transfer dari pusat.
Wijayanto juga mengingatkan agar kebijakan efisiensi TKD tidak sekadar memindahkan tekanan defisit dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.
“Penghematan anggaran melalui penyesuaian TKD ini perlu dihindari ke depannya,” ujarnya.
Ia menilai kemampuan setiap daerah dalam meningkatkan PAD sangat berbeda. Di sisi lain, ruang bagi pemerintah daerah untuk mencari pembiayaan alternatif juga masih terbatas.









