Sejarah Haji Nabi Ibrahim: Awal Mula Ibadah Haji dalam Islam

oleh -141 views

Ibadah haji memiliki sejarah yang cukup panjang sejak masa Nabi Ibrahim. Dari peristiwa tersebut rangkaian haji mulai dikenal dan terus dijalankan oleh umat Islam hingga sekarang.

Mengacu pada penjelasan Syekh Ali Ahmad al-Jarjawi dalam kitab Hikmatut Tasyri’ wa Falsafatuh yang dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, haji disyariatkan agar umat Islam berkumpul di satu tempat.

Adapun perbedaan latar belakang seperti suku, budaya, negara, hingga mazhab tidak lagi menjadi pembatas.

Sejarah Haji Nabi Ibrahim di Lembah Bakkah

Awal kisah ini dimulai ketika Nabi Ibrahim menempatkan Siti Hajar dan putranya, Ismail yang masih bayi, di sebuah lembah tandus. Wilayah tersebut kini dikenal sebagai Makkah, yang dahulu disebut Bakkah.

Allah SWT berfirman dalam surah Ali Imran ayat 96,

Baca Juga  Ketika Lingkaran Kekuasaan Menjadi Terlalu Sempit

اِنَّ اَوَّلَ بَيْتٍ وُّضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِيْ بِبَكَّةَ مُبٰرَكًا وَّهُدًى لِّلْعٰلَمِيْنَۚ

Latin: Inna awwala baitiw wuḍi’a lin-nāsi lal-lażī bibakkata mubārakaw wa hudal lil-‘ālamīn(a).

Artinya: Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia adalah (Baitullah) yang (berada) di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.

Saat itu, lembah tersebut belum memiliki sumber air, tidak ditumbuhi tanaman, dan tidak dihuni siapa pun. Setelah meninggalkan keluarganya, Nabi Ibrahim kembali ke Palestina dengan penuh harap kepada Allah.

No More Posts Available.

No more pages to load.