Sekda juga menyampaikan informasi terkini mengenai cakupan program JKN-KIS di Provinsi Maluku. “Secara informatif, kami sampaikan bahwa hingga saat ini, program JKN di Provinsi Maluku telah menjangkau 1.893.232 jiwa atau sebesar 97,81% dari total penduduk 1,9 juta jiwa. Namun, kita masih memiliki pekerjaan rumah untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC), karena angka ini masih di bawah target 98%,” jelasnya.
Sebagai wujud respons pemerintah daerah dalam upaya mencapai UHC, Sekda mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku telah menerbitkan Surat Edaran (SE) yang akan segera ditandatangani oleh Gubernur Maluku. SE tersebut berfokus pada pemenuhan sarana dan prasarana alat kesehatan di berbagai fasilitas layanan kesehatan.
“Ini adalah salah satu unsur penting yang menunjang tercapainya UHC. Penerbitan SE ini adalah wujud nyata respons pemerintah daerah untuk bersama-sama kita mencapai UHC. Saya berharap forum ini menjadi wadah pembahasan yang konstruktif,” ujar Sekda.
Di akhir arahannya, Sekda Sadali Ie berharap forum ini dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang inovatif dan konstruktif dalam rangka melaksanakan terobosan-terobosan yang akan semakin mendukung program JKN-KIS di seluruh wilayah Provinsi Maluku.









