“Lancarnya Pilkada serentak ini akan menjadi adalah awal dari membaiknya kekuasaan pemerintahan Prabowo. Karena itu, tunjukkanlah bahwa pilkada yang akan datang adalah sebuah pesta demokrasi yang jujur dan adil,” ujar Hasby.
“Jangan sampai orang sekeliling dia yang cawe-cawe di bawah cari muka akhirnya Pak Prabowo punya nama jadi hancur kan. Ini pilkada pertama dan ini awal dari kekuasaan beliau. Tunjukkan ini adalah pilkada yang jujur dan adil,” imbuhnya.
Hasby Yusuf menambahkan, penindakan pelanggaran netralitas ASN sudah sangat jelas diatur di dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Dalam UU tersebut, ASN yang melakukan pelanggaran dapat ditindak langsung. Namun dalam praktiknya, tambahnya, tetap berdasarkan political will yang ada.
“Jadi ini kembali lagi kepada regulasinya. Aturan sudah bagus tapi keberanian kita, kejujuran kita untuk tegakkan demokrasi atau tidak, karena demokrasi itu menujukkan peradaban bangsa,” pungkasnya. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









