Pasalnya, tidak ada ketersedian pagu anggaran dan berita acara pembatalan tender nomor: BA.08/MK-NEW AMBON/BLPPBMN/X/2021, tertanggal 08 Oktober 2021, kelompok kerja pemelihan penyedia barang/jasa paket pekerjaan satuan kerjaSekretarian Direktorat Jenderal Perhubungan Laut pada biro layanan pengadaan.
Paket yang dibatalkan tersebut yakni: Jasa Konsultasi Manajemen Konstruksi Pembangunan Pelabuhan New Ambon (Seleksi Tidak Mengikat). Kode tender: 80370114 dengan pagu anggaran Rp 22.293.333.460.00 (dua puluh dua miliar dua ratus tiga juta tiga ratus tiga puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah, dan HPS proyek Rp 18.880.445.650.00. Tahun anggaran proyek tersebut MYC 2021-2024, tulis dokumen itu.
Di akhir dokumen tersebut dituliskan, bahwa tender/seleksi dinyatakan batal karena tidak teralokasinya anggaran. Demikian, Jakarta 08 Oktober 2021, tertanda Kelompok Kerja Pemilihan.
Kebenaran dokumen yang beredar tentang pembatalan tender mega proyek Ambon new port ini belum dapat dikonfirmasi. Dirjen Kementrian Perhubungan yang dikonfirmasi terkait validnya dokumen pembatalan tender proyek Ambon New Port, tidak merespon.
Informasi lain, menyebutkan pembatalan mega proyek ini, setelah kunjungan Menteri Luhut Binsar Panjaitan (LBP), ke Ambon, pekan lalu. “Setelah berkunjung, Pak LBP di Ambon. Sepertinya beliau LBP mendapat masukan bahwa lokasi pembangunan Ambon New Port itu tidak layak,” ungkap salah satu sumber kepada Kabar Timur.










