Senja dan 3 Puisi Lain Ayu Palupi

oleh -81 Dilihat

Senja

Ada yang tenggelam
ketika senja datang:
rasa.

Senja memang selalu punya cara
untuk menyapa hati
datang dengan lembut,
pergi dengan setia,
tanpa pernah memaksa langit
untuk bertahan.

============

Air Mata Langit

Melaju di tengah hujan,
tetesan di kaca mobil,
bagai air mata langit
yang merindu bumi.

===============

Sirip Doa

Hidup bagai ikan di kolam:
kadang terjepit di sudut,
kadang bebas melaju di rahmat-Nya.

Kenapa menyerah?
Doa adalah siripmu
untuk melawan arus.

Tawakal,
nikmati setiap riak
sebab setiap ombak
adalah puisi-Nya.

“Karena sesungguhnya
sesudah kesulitan itu
ada kemudahan.”

==============

Rindu yang Menyapa

“Apa kabarmu?”
kutanya pada malam,
berharap angin
bawa jawabmu.

Baca Juga  BPBD Maluku Utara Susun Rencana Kontingensi Banjir

Rindu ini cahaya bulan
menyapa sunyi,
tanpa suara.

Jarak memisah,
tapi hati tetap menanti.
Kita diciptakan
untuk saling menyapa,
meski hanya lewat doa.

=======================

No More Posts Available.

No more pages to load.