Senja di Vienna Woods

oleh -62 views

Cerpen Karya: Yogi Gumilar

Jika aku bisa bertemu kembali denganmu, aku ingin kita bertemu di Vienna Woods. Meskipun aku tahu, kau tak akan datang, kau telah pergi, jauh meninggalkan Vienna, jauh meninggalkan Austria yang sendu.

Aku selalu ingat ketika kau masih di sini bersamaku. “Ayo kita menari bersama di Vienna,” katamu meniru syair sebuah lagu dari Leonard Cohen. Maka kita pun menari di tepian Sungai Triesting layaknya sepasang kekasih di orkestra Opera Ball.

Lalu tiba-tiba kau menarik tanganku, mengajakku berjalan lebih jauh. Kita bergandengan tangan melewati Gereja Leonardi, menyusuri pohon beech di sekelilingnya dan menuju Bukit Schopfl. Sampai akhirnya kita duduk berangkulan di pohon oak, menghadap barat ke bebatuan gunung Alpen menunggu senja tiba.

Baca Juga  Bejat! Remaja di Sula Diperkosa Secara Bergilir 4 Pemuda, Korban Ditinggalkan Saat Hamil 8 Bulan

“Aku mencintaimu sebanyak pohon oak yang ada di Vienna Woods ini,” katamu.

“Aku mencintaimu sepanjang Sungai Triesting yang ada di Vienna Woods ini,” balasku.

Sebanyak apapun pohon oak atau berapapun panjang Sungai Triesting yang ada di Vienna Woods, aku tahu cinta kita tak akan terukur. Mungkin melebihi jumlah semua pohon yang ada di Vienna. Mungkin melebihi panjang semua sungai yang mengalir di seluruh Austria ini. Bahkan mungkin melebihi semua cerita cinta yang ada di dunia ini.

No More Posts Available.

No more pages to load.