Belum ada kesepakatan lanjutan terkait rencana yang didukung Amerika Serikat, termasuk penarikan pasukan Israel, pelucutan senjata Hamas, serta rekonstruksi wilayah Gaza.
Saat ini, pasukan Israel masih menguasai lebih dari separuh wilayah Gaza, sementara sebagian besar bangunan dilaporkan telah hancur.
Hampir seluruh populasi Gaza yang berjumlah sekitar dua juta jiwa kini hidup di wilayah pesisir sempit, sebagian besar dalam kondisi darurat di tenda pengungsian atau bangunan rusak.
Perundingan Kembali Digelar
Di tengah situasi tersebut, Mesir kembali menjadi tuan rumah perundingan gencatan senjata yang melibatkan pimpinan Hamas dan sejumlah faksi Palestina lainnya.
Sumber yang dekat dengan proses negosiasi menyebut pembicaraan diperkirakan berlangsung selama beberapa hari.
Namun, sejumlah isu krusial masih menjadi ganjalan, termasuk keberadaan sekitar 10.000 personel kepolisian Hamas.
Hamas menginginkan mereka dimasukkan dalam struktur kepolisian baru Gaza, sementara Israel menolak keterlibatan pihak yang memiliki afiliasi dengan kelompok tersebut.
Saling Tuduh Pelanggaran
Israel dan Hamas hingga kini masih saling menuduh melakukan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.
Sejak kesepakatan diberlakukan, serangan Israel dilaporkan telah menewaskan lebih dari 950 warga Palestina.










