Shaggydog: Refleksi Setengah Abad dan Romantisme di Sayidan

oleh -1 Dilihat

Porostimur.com, Yogyakarta – Agustus 2022 nampaknya jadi waktu yang cukup sibuk bagi Shaggydog dalam empat tahun terakhir. Band bergenre ska ini harus mondar-mandir ke pelbagai kota di Indonesia untuk manggung.

Harus melancong ke Jakarta (akhir Juli 2022) untuk tampil di festival Guinness Smooth Session, mereka kembali ke Yogyakarta karena mentas di Indonesia Costum Show. Setelah itu, Shaggydog kembali mondar-mandir, mulai dari Bali, hingga kembali ke Ibu Kota.

Walau membuat badan terasa remuk, show yang dijalani Bandizt dan kolega tetap terasa nikmat. Alih-alih kehabisan tenaga karena dikoyak usia, energi mereka selalu bertambah saat mentas di depan para penggemarnya.

Maklum, sudah lama sekali mereka tak merasakan adrenalin di panggung. Sudah tiga tahun, aktivitas nge-band Shaggydong terganggu oleh pandemik yang melanda tanah air. Alhasil, mereka senang bisa kembali hidup dari panggung ke panggung.

“Rasanya senang ya [manggung lagi] sebagai sebuah band pasti. Aku pikir band lain juga punya perasaan yang sama setelah pandemik hampir tiga tahun. Sekarang kami bisa balik manggung lagi, menghibur lagi, menghibur rekening yang kosong terutama,” kata Heru, vokalis Shaggydog, diikuti tawa rekan-rekannya.

No More Posts Available.

No more pages to load.