Siapa Menunggangi Aspirasi Rakyat?

oleh -0 Dilihat

Kekuatan sejati bangsa bukan pada siapa presidennya, tapi pada kesadaran kolektif rakyatnya. Lazimnya rakyat selalu bersikap submisif dan patuh, sejauh hidupnya tidak terlamput sulit dalam tekanan. Ibarat lempengan tektonik, kemarahan rakyat terpicu oleh berbagai gesekan, himpitan dan tekanan hidup.

Kebijakan dan aturan yang tidak sensitif pada kondisi sosial, berbagai pajak, pungutan, beaya yang terus naik, berbanding terbalik dengan sulitnya mendapat pekerjaan dan penghasilan. Diperburuk tingkah arogan politikus dan pejabat yang hidup bergelimang kesenangan dari kesulitan rakyat.

Kemuakan terpendam rakyat pada perilaku elit politik dan polisi berakumulasi menjadi gempa tektonik. Demonstrasi yang diwarnai kekerasan seperti pada 13 Agustus di Pati, serta 23 dan 28 Agustus di Jakarta, telah mengguncang Indonesia. Gempa ini, jika tidak dimitigasi dengan tepat, bakal menyebar dan membakar Indonesia.

Baca Juga  IRGC Iran Klaim Hancurkan Kapal Nirawak AS di Selat Hormuz, Ketegangan Maritim Memanas

Jadi siapa yang menunggangi demonstrasi aspirasi rakyat? Mereka adalah kaum senang, elit politik yang berbagi rangkap jabatan, menaikkan penghasilan dan tunjangan diri, anggota DPR yang berjoget riang saat sidang, Geng Solo yang ingin terus berkuasa, polisi cum parcok yang menjadi centeng bisnis kekuasaan. Mereka yang merepresi dan melindas hidup rakyat menjadi semakin sulit.

No More Posts Available.

No more pages to load.