Sosok Perempuan Maluku, Monia Latuwaria dan Perang Alaka II, 1625-1637

oleh -774 views

“Sosok Monia Latuwaria dikisahkan muncul dalam situasi ketika semangat pejuang Hatuhaha di Alaka menurun dan tampak patah semangat karena kematian Pati Hatuhaha,” ucap Muhammad seperti dilansir indopos, Senin (8/11/2021).

Peneliti bidang arkeologi sejarah itu mengatakan seperti yang dituturkan oleh masyarakat, Monia Latuwaria tidak hanya menyemangati para pejuang Hatuhaha agar meneruskan perlawanan terhadap penjajahan, ia bahkan ikut serta dan memimpin langsung perang Alaka II.

Usai berteriak membangkitkan semangat para pejuang Hatuhaha, Monia Latuwaria segera mengambil abu yang telah disediakan di sebuah pos penjagaan dekat Benteng Alaka, lalu satu demi satu tempurung-tempurung kelapa berisi abu dilontarkan bertubi-tubi ke bawah jurang lembah menuju pasukan VOC yang sedang berusaha mendaki lembah menuju Negeri Alaka.

Baca Juga  Klasemen Liga Inggris: Arsenal dan Man City Makin Panas

Ia bersama para pejuang Hatuhaha memotong tali-tali pengikat batang gelondongan kayu yang besar dan digulingkan ke bawah menuju jurang lembah hingga menggilas pasukan VOC. Pasukan penjajah yang terlindas batang-batang kayu langsung tidak berdaya, kemudian dibantai habis-habisan.

Keadaan ini memaksa Gubernur van Demmer yang menyaksikan langsung kejadian itu harus mundur dengan pasukannya. Perang Alaka II yang berlangsung selama 12 tahun dimenangkan oleh masyarakat Hatuhaha, dan wilayah mereka menjadi satu-satunya negeri di Maluku yang tidak berhasil ditaklukkan pasukan VOC.