Sukses Pelaksanaan STQH Nasional XXVI, Gubernur Malut: Mimpi yang Jadi Nyata

oleh -109 views
Link Banner

Porostimur.com – Sofifi: Seleksi Tilawati Qur’an Hadits (STQH) Tingkat Nasional XXVI telah usai dilaksanakan, di Sofifi, Maluku Utara. Penutupan even yang diikuti 589 peserta dari 34 provinsi ini digelar secara hybrid, dan dipusatkan di  halaman Masjid Raya Shaful Khairat, Kota Sofifi, Maluku Utara (Malut), kemarin malam. 

Suksesnya pelaksanaan STQH Tingkat Nasional XXVI ini amat disyukuri Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Ghani Kasuba. Menurutnya, kesuksesan acara ini merupakan harapan sekaligus mimpi yang menjadi kenyataan bagi seluruh masyarakat Maluku Utara. 

“Kami sungguh bekerja keras untuk mewujudkan suksesnya even ini, masyarakat dan pemerintah benar-benar bahu membahu untuk acara yang mulia ini,” tutur Abdul Ghani Kasuba, Sabtu (23/10/2021).

Baca Juga  PPI Dufa-Dufa Resmi Diserahkan ke Pemprov Malut

Gubernur kharismatik yang akrab disapa Ustadz Gani ini bercerita, diawali dengan ketidak yakinan untuk melaksanakan even seakbar ini, di tempat yang baru di buka, dengan fasilitas yang belum lengkap membuat masyarakat begitu bersyukur bahwa even besar ini dapat berjalan lancar dan sukses hingga penutupan.

Sofifi kata Ustadz Gani, sebelumnya merupakan desa kecil yang merupakan bagian dari Kota Tidore Kepulauan, yang belum lama dibuka dan menjadi pusat pemerintahan provinsi Maluku Utara.

Layaknya tempat yang baru dibangun, Sofifi belum memiliki hotel atau penginapan yang representatif untuk menampung peserta  maupun official sebuah even nasional. 

Namun, lanjut Abdul Ghani, pemerintah Provinsi Maluku Utara  berupaya untuk menjamu para tamu dengan optimal. Maka, ia pun menyiapkan perumahan bagi ASN Provinsi Maluku Utara sebagai tempat pemondokan bagi para kafilah se-Indonesia. 

Baca Juga  5 Alasan Real Madrid Bisa Singkirkan Liverpool di Liga Champions

Ia menambahkan, tak hanya soal penginapan, venue-venue STQH pun dikebut untuk diselesaikan. Salah satunya Masjid Raya Shaful Khairat yang menjadi venue utama STQH Nasional XXVI.

“Tujuh bulan lalu, halaman parkir yang kita gunakan untuk venue utama ini sangat becek, dengan pondasi masjid yang masih baru dibuat sepertinya hanya mimpilah berharap acara bisa sesukses ini,” tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Zainut Tauhid Sa’adi dalam sambutannya saat menutup STQN XXVI mengatakan, perhelatan akbar yang di laksanakan di tempat yang memiliki fasilitas lengkap adalah hal yang biasa, namun jika dilaksanakan dalam segala keterbatasan dan sukses adalah hal yang luar biasa. 

“Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan jajaran sungguh luar biasa, ini adalah jalan Allah sehingga kerja keras bapak ibu dan masyarakat Sofifi khusunya berbuah manis,” tutur Zainut

No More Posts Available.

No more pages to load.